![]() |
| [foto tim medsos] |
Momen gajian biasanya digelar di kedai kopi, warung makan, atau bahkan di rumah produksi. Bukan cuma untuk menerima gaji, tapi juga menjadi waktu berbagi cerita, keluh kesah, dan pengalaman kerja. Dari rider yang keliling kota, tim produksi yang memastikan kualitas kopi, hingga manajemen yang memantau penjualan, semua bisa menyampaikan langsung aspirasi dan temuan lapangan.
Manajemen Kopi Suka Suka, Putri, dikenal tegas tapi adil. Ia menekankan bahwa laporan penjualan harus sesuai dengan setoran di aplikasi. “Kalau laporan tidak sesuai, cashflow kalian tidak akan bertambah di aplikasi,” tegasnya. Aturan ini diterapkan untuk menjaga disiplin dan kepercayaan antar tim.
Senada dengan itu, Korlap Rama selalu mengingatkan rider untuk patuh SOP: datang tepat waktu, berpenampilan rapi dan wangi, ramah terhadap pelanggan, serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. “Disiplin kecil ini berdampak besar pada kualitas layanan dan pendapatan kalian,” jelasnya.
Sementara itu, owner Dena menekankan semangat kerja dan kesenangan menerima gaji yang selalu menyenangkan. “Kerja penuh semangat, jalankan SOP, jangan sering ajukan pinjaman. Dengan begitu, gaji kalian tetap memuaskan setiap bulannya,” ucapnya sambil tersenyum. [redaksi_kss]
